Hak belum dibayarkan, RSUD Dekai Yahukimo dipalang

Dekai– Akibat uang lembur dan uang makan belum dibayar oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai maka mereka para petugas medis dan non medis melakukan mogok kerja dan melakukan aksi pemalangan pintu UGD Jumat, (20/07/2018) seperti dilansir oleh NokenWene.com.

Suasana sepi di UGD RSUD Dekai, Yahukimo paska pemalangan (foto: Ence)

Aksi ini dipicu lantaran belum dibayarnya uang lembur dan uang makan para pegawai untuk triwulan kedua tahun 2018.Para pegawai awalnya hanya melakukan aksi mogok dengan tidak melakukan

Kecewa karena tidak bertemu Bupati, para pegawai kembali ke RSUD dan melakukan Pemalangan UGD. Beberapa orang peserta aksi pun sempat melakukan pelemparan batu ke arah UGD sehingga menyebabkan dua kaca jendela UGD pecah. “ Tadi ada masyarakat yang datang berobat, namun karena ada Pemalangan maka masyarakat pulang.“ Kata Icam, salah satu warga yang hadir saat kejadian.

Sementara itu Kepala Suku Besar Momuna, Ismail Keikyera menyayangkan aksi pemalang tersebut dan berharap agar Bupati , Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Dekai agar segera mencari jalan keluar. “Saya mohon bapak Bupati dan dinas yang ada bisa segera selesaikan masalah ini . Kasian kan masyarakat mereka mau berobat, lalu pelayanan trada karena dipalang. Kalau terjadi sesuatu , siapa yang mau tanggung jawab?” ungkap Ismail Keikyera. Dirinya  berharap bahwa persoalan ini tidak berlarut-larut agar pelayanan RSUD Dekai dapat normal kembali melayani masyarakat. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *